Monday, January 30, 2017

Rekap Japan Escape 2017

Sebelumnya saya sudah share tentang itinerary yang dibuat sebelum berangkat ke Jepang. Tentunya pada praktiknya gak semua berjalan sesuai itinerary. Bahkan, rasanya hampir gak pernah saya bikin itinerary dan semua berjalan sesuai rencana. hehe. Selalu ada perubahan dan penyesuaian. Dan dipostingan ini saya mau share tentang perubahan yang terjadi dalam bentuk rekap perjalanan di Jepang selama 9 hari 8 malam dan mengunjungi 5 kota, yaitu Osaka, Kyoto, Shirakawago, Takayama, dan tentunya Tokyo.

DAY 1


  • Saya dan suami landing di Narita Airport sekitar pukul 6 pagi waktu Jepang. Kami pun mengambil bagasi dan langsung bongkar koper untuk ambil long john dan coat. Di Jepang lagi winter, jadi wajib banget pakai long john dan coat sebelum keluar dari Bandara. hehe
  • Selanjutnya kami langsung menuju JR Service Centre buat tuker JR Pass 7 hari yang sudah kami beli di Jakarta melalui HIS Travel. Mungkin nanti saya akan buat postingan sendiri tentang JR Pass ini. Intinya kalau kamu di Jepang akan pindah-pindah kota, JR Pass ini akan sangat berguna. Apalagi kalau pesawatnya seperti saya yang pulang pergi dari kota yang sama. 
  • Setelah JR Pass ditangan, kami langsung menuju stasiun untuk kereta untuk menuju Osaka, tepatnya Shin-Osaka karena kami menginap di Remm Shin-Osaka. Dan untuk tau naik kereta apa, saya selalu cek website hyperdia.
  • Sampai di osaka sekitar jam2 siang. Karena laper, kita pun beli bento box di stasiun. Cari yang veggie atau fish only. Dan langsung check in di hotel. Niatnya mau makan, shalat, dan istirahat sebentar terus lanjut jalan-jalan. Tapi malah ketiduran dan baru bangun hampir jam 6 sore yang karena winter jadi sudah gelap.
  • Di Osaka daerah yang terkenal di malam hari itu Dotonburi, jadi kami pun kesana, dan tentunya gak lupa foto didepan the famous Glico Man, yang sejujurnya saya pun gak tau kenapa dia terkenal banget. haha. O iy, kami juga makan malam di Tsuki No Odori, yang punya sertifikasi muslim friendly restaurant.
  • Sekitar jam11 malam kami menuju hotel lagi untuk istirahat.

DAY 2

  • Sekitar jam stgh9 pagi kami beranjak dari hotel menuju Universal Studio Jepang. Dari stasiun shin-osaka ke stasiun universalcity harusnya cuma sekitar 15menitan. Tapi kami melakukan kesalahan bodoh, yaitu turun di stasiun yang harusnya gak perlu turun, gara-gara di web hyperdia ada disebut stasiun itu dengan simbol tanda panah dua (fast forward). Ternyata itu maksudnya tetap di dalam kereta aja, gak perlu turun. hahaha #lessonlearned 
  • Sampai di Universal Studio Jepang tujuan utama saya adalah Wizarding World of Harry Potter. Asli saya gak peduli sama tempat yang lain, yang penting mau ke Harry Potter. Dan saya menghabiskan waktu hampir 4-5jam di satu daerah itu aja. Nanti cerita di USJ in shaa Allah akan di post terpisah ya.
  • Kami di USJ sampai jam8 malam, sampai tutup. Dan setelah itu kami menuju ke Dotonburi lagi, tapi kali ini turun di stasiun Shinsaibashi, tapi ternyata sekitar jam8an udah pada tutup toko-tokonya, jadi pas kita sampai disana udah tutup dan kitapun jalan kaki menuju dotonburi untuk cari makan, karena seharian di USJ cuma makan eskrim waffle dan churros. Pilihan pun jatuh ke tempura dan kobe beef di pinggir jalan. Gak ada label halal, tapi sudah dipastikan kalau stand itu cuma jual tempura dan kobe beef. Mereka tidak jual pork. Jadi, bismillah lah ya.

DAY 3

  • Hari ini rencananya mau jalan dari pagi dan city tour kota Osaka. Tapi kami telat bangun karena malamnya harus packing untuk pindah kota. Dan ternyata hari ketiga di Jepang hujan dan awet banget seharian. 
  • Awalnya kami berencana ke Osaka Castle. Udah sampai di stasiunnya dan pas mau keluar jalan menuju Osaka Castle jadi mengurungkan niat dan ganti arah aja ke Umeda Sky Building karena pas keluar stasiun anginnya kencang banget dan dingin banget. Jadi kami masuk stasiun lagi dan menuju Umeda Sky Building.
  • Berhubung hujannya awet banget, ya di atas umeda sky building juga kita susah foto karena angin kencang dan hujan. Asli tangan beku rasanya.
  • Kelar dari Umeda Sky Building, kami pun balik lagi ke Osaka Castle. Kali ini ya mau hujan dan angin ya hajar aja. Soalnya untuk menuju Osaka Castle harus jalan hampir 2km dari Stasiun. Dan kami cuma foto dari luar aja, gak masuk, karena udah jam3 sore dan kami harus ke kyoto.

    Rencana awal jam 1-2 siang udah menuju Kyoto karena hari ini mau ke Kurama (sekitar 1 jam dari Kyoto) untuk cobain onsen. Tapi rencana ini batal karena kita baru menuju Kyoto dari Osaka sekitar jam5 sore. Jarak Osaka-Kyoto sekitar 25menitan. Sampai di Kyoto kami langsung check in di Ebisu Ryokan. Kami pilih Ryokan bukan hotel biasanya karena emang pengen cobain  tidur di kamar ala Jepang Tradisional yang tanpa kasur, tapi pakai futton di atas tatami (semacam tikar).

    Di Ryokan cuma taro barang, abis itu kami langsung ke stasiun Kyoto dan ketemuan sebentar sama Imbang dan keluarganya. Setelah ngobrol-ngobrol singkat (paling cuma sekitar 30-45menit), kami pun menuju Gion naik bis untuk cari ramen halal Naritaya. Sayangnya pas kamis sampai, ramen halalnya udah habis. Tapi alhamdulillah disebelahnya ada Naritaya Yakiniku yang masih buka. Jadilah kami makan daging untuk makan malam. hehe

DAY 4

  • Hari ini adalah city tour Kyoto. Kami pun beli bus pass di Ryokan seharga 500 yen/orang karena katanya tempat-tempat di Kyoto lebih mudah di akses dengan bus. Dan ternyata kyoto punya banyak banget tempat yang bagus untuk didatangin, tapi sayangnya waktu sehari gak cukup apalagi disaat winter yang jam5 sore udah gelap. 
  • Jam 9 pagi kita udah di daerah Gion dan mau cari tempat sewa kimono. Ada banyak banget sih tempat sewanya tinggal cari yang sreg aja. Kemarin biaya sewanya 10.000 yen untuk couple (sebenarnya untuk baju cewek ada yang 3.000 dan 4.000 yen, tapi saya suka motif yang 5.000 yen. Sedangkan untuk baju cowok harga sewanya 5.000 yen) dan bisa dipakai sampai jam6 sore. Tapi karena kita mau jalan-jalan sampai malam dan gak yakin sempet balikin kimononya jam 6, jadi jam1 siang juga udah kita balikin kimononya. Kalau dihitung-hitung cuma dipakai sekitar 3jaman aja dan cuma ke Kiyomizudera Temple. Berasa rugi sih, tapi yaa kalau lagi jalan-jalan kadang emang gak boleh terlalu itung-itungan.
  • Dari Kiyomizudera, kami berencana ke Fushimi Inari, tapi karena lagi di daerah Gion dan belum makan siang, kami pun ke Naritaya Ramen yang semalam udah habis. Biar gak penasaran sama ramennya ya kan. hehe.  
  • Jam 3 kurang kami beranjak menuju Fushimi Inari yang kalau lihat dari hyperdia paling cuma sekitar 10menit dari kereta. Tapi ternyata kami kelewatan banyak stasiun dan nyasar jauh banget sampe setengah jam dikereta karena dia gak berhenti lagi di stasiun-stasiun depannya. Jadilah yang harusnya jam3an udah bisa sampe Fushimi Inari, kami baru sampe sekitar jam4 sore.
  • Tujuan utamanya tentulah foto di Fushimi Inari Shrine yang terkenal itu. Tapi untuk foto disitu dan pakai tripod tentu gak gampang, harus sabar tunggu agak sepian. hehe. Makanya kami baru beranjak sekitar jam6 yang udah cukup gelap.
  • Arashiyama Bamboo Groove jadi tujuan berikutnya. Tau sebenarnya udah gelap, cuma tetap nekat aja ke Arashiyama karena siapa tau ada lampu-lampu dan cukup terang. Ternyataaa gelap gulita gak kelihatan apa-apa. Lampu jalan pun gak ada, kita harus pakai senter dari hp.
    Biar gak sia-sia ke Arashiyama, kami pun cari Onsen Fufu No Yu di Google Maps, karena kata resepsionis di Ebisu Ryokan ada onsen di daerah Arashiyama. Di Google Maps katanya bsiaditempuh jalan kaki sekitar 20menitan. Jadi ya udah dicoba aja. Dan di perjalanan kami malah ketemu sama Kimono Forest di Arashiyama Station yang cantik banget. Jadi lah mampir foto-foto sebentar.
  • Sekitar jam 8 malam kami sampai di Fufu No Yu onsen dan cobain yang namanya mandi di air panas ala Jepang. Cerita tentang onsen ini in shaa Allah akan saya tulis terpisah ya.
  • Jam10 malam kami balik ke hotel naik bus. Dan siap-siap packing karena besok harus berangkat pagi menuju kota berikutnya.


DAY 5
  • Check out sekitar jam9 pagi menuju ke Kyoto Station untuk naik kereta ke Kanazawa
  • Sampai di Kanazawa, cari Hokutetsu bus stasion dan beli tiket bus ke shirakawago yang udah di booked by phone hari sebelumnya. Sebenarnya bisa pesan via website, tapi telat dan keburu sold out. Pas pesan via telp malah masih ada. 
  • Sekitar jam1an menuju shirakawago dengan bus. Perjalanannya memakan waktu sekitar 1jaman. 
  • Sedih banget sampai di shirakawago, saljunya lagi mencair karena hujan, jadi desanya ga secantik yang sudah dibayangkan. Kami di shirakawago sekitar 3jaman. Dan pas banget lagi nunggu bus untuk ke Takayama, salju mulai turun di shirakawago.
  • Berangkat dengan bus jam 17.30 menuju takayama. Ini bus terakhir dan gak perlu reserved dlu. Bisa langsung beli di bus station Shirakawago dan memang sepi banget sih. Kayaknya 1 bus isinya cuma 6orangan deh waktu itu. 
  • Sampai di Takayama langsung check in di Country Hotel Takayama untuk taro koper dan cari makan malam.
  • Di dekat hotel ada tempat makan yang ada menu khusus ramen halal. Jadi no pork, no alcohol ramen. Isi ramennya pakai soy atau semacam tempe. Rasanya agak biasa dibanding ramen halal lain yang kita coba di Jepang. Tapi lumayam lah apalagi emang udah laper banget. haha. Nama tempat makannya Hidatakayama Ekimaeken.
  • Kelar makan langsung balik ke hotel untuk istirahat.

DAY 6

  • Rencananya pagi-pagi mau jalan ke old town takayama dan jam 10-11an udah berangkat menuju Tokyo. Tapi ternyata bangun pagi, buka jendela, Takayama mulai tertutup saljuuu. Yeayy! my first snow *sorry kalau agak norak :p I'm just so happy. hehe* 
  • Karena lagi salju, kita pun jadi agak lama jalan-jalan di Takayama dan menikmati salju. hehe. Pengen lebih lama lagi sebenarnya, tapi takut makin malam sampai Tokyo.
  • Sebelum ke Tokyo, kita pun coba makanan thailand halal di Takayama, Thanyaporn. Lokasinya gak jauh dari hotel dan stasiun. Makanannya pun enak.
  • Sekitar jam setengah 2 siang kita berangkat menuju Shinjuku, Tokyo. 
  • Sampai shinjuku station setengah 7an. Dan langsung berasa keriwehan Tokyo. Semua orang in a rush. Kita sempat agak kebingungan cari jalan keluar menuju hotel di Sunroute Plaza Shinjuku karena stasiunnya segede itu. 
  • Check in di hotel, taro barang, dan langsung jalan lagi ke Shibuya. Rencananya mau cari makan dan ke famous Hachiko Statue. Tadinya kita mau makan di Gyumon. Asliii, udah ngebayangin makan daging BBQ dan pas sampai di restonya, tempatnya full sampai 2 jam ke depan. huhu. Akhirnya kita makan udon di salah satu resto, Basic udon yang cuma dengan daun bawang dan tempura. Jadi katanya kalau ramen yang ga ada sertifikasi halal, udah pasti mengandung pork. Tapi kalau udon, terutama yang basic plain in shaa Allah aman.
  • Selesai makan kita ke shibuya crossing untuk foto-foto dan balik ke hotel. 

DAY 7

  • Harusnya hari ini di jadwal itinerary ke disney sea. Tapi kita telat bangun. haha. Jadi baru kelar siap-siap udah hampir jam setengah 10 dan berasa sayang kalau telat ke disney sea. Makanya jadi tukeran itinerary sama day 8. 
  • Tadinya mau langsung ke Asakusa, ternyata satu stasiun lagi Tokyo Sky Tree. Jadilah kita ke Tokyo Sky Tree dulu. Cuma foto dari luar aja, gak naik ke atas, karena banyak tempat yang mau didatangin. hehe
  • Ternyata deket Tokyo Sky Tree ada resto halal yang jualnya makanan sehat gitu. Namanya Sekai Cafe. Jadilah kita brunch karena emang belum sarapan.
  • Abis makan langsung ke Asakusa dan menuju Sensoji Temple yang ada Asakusa Nakamise Shopping Street. Jadi disepanjang jalan menuju Temple banyak yang jual berbagai jenis oleh-oleh.
  • Sebelum menuju ke tempat berikutnya, kita memutuskan untuk coba naik Rickshaw dan pilih yang rute paling singkat. Selain lebih murah, karena kita juga mau ngejar ke lokasi berikutnya. hehe
  • Tempat berikutnya adalah Akihabara yang terkenal dengan tempat jual gadget dan berbagai hal yang berhubungan sama Anime. Tujuan kesini untuk ke Yodobashi-Akiba, mau lihat-lihat harga kamera. Asli cuma lihat-lihat, gak beli apa-apa. haha
  • Tujuan berikutnya adalah mau makan ramen Ayam-ya di Okachimachi. Berhubung kita belum shalat zuhur-ashar dan di daerah Okachimachi ada Masjid Assalam, jadi kita ke Masjid dulu. Ternyata pas banget kita selesai shalat, adzan maghrib berkumandang. Padahal waktu itu belum jam5 sore. Jadilah kita sekalian shalat Maghrib dan Isya.
  • Makan malam di Ayam-Ya. Sebenarnya di Kyoto ada juga ramen ini, tapi pas kita di Kyoto, tempatnya tutup. Jadi kita coba yang di Tokyo. Kuahnya gurih banget. Harga yang porsi besar dan sedang sama aja, jadi kita pesen yang besar sekalian. Pas datang, takut gak habis, ternyata habis juga. Kayaknya kita emang kelaperan banget. hahaha
  • Tempat terakhir hari ini adalah Ginza. Tujuan utamanya ke Uniqlo terbesar di Jepang. Gede banget emang uniqlonya sih. Dan disinilah tempat kita beli oleh-oleh buat ade'2. Berhubung ade'2nya banyak, 4 dari suami dan 2 dari saya, jadi oleh-olehnya kaos aja. hahaha

DAY 8

  • Disney sea time. Suka banget sama Disney Sea. Tempatnya bagus, ridenya oke-oke. Sayang kita gak bisa sampai tutup, karena masih ada yang harus dicari. Padahal pas kita kesana tutupnya lagi jam10 malam. In shaa Allah nanti dibahas dipostingan sendiri tentang disney sea.
  • Sekitar jam6 kita balik dari Disney Sea dan menuju ke Shibuya karena ada yang harus dicari. Pas ke shibuya di Day6 kita gak sempet cari apa-apa. Berhubung yang dicari di Shibuya ga nemu, kita pun menuju ke Shinjuku. Dan berakhir dengan beli KFC untuk makan malam. Sebenarnya ini makan pertama hari itu karena dari pagi cuma makan onigiri sama popcorn di disney sea. haha. Di McD jual pork, sedangkan di KFC cuma ada ayam. Makanya kita prefer beli KFC aja.  
  • Balik ke hotel dan siap-siap packing karen besok waktunya balik ke Jakarta.

DAY 9

  • Jam 8 pagi kita janjian ketemu sama Michael untuk photosession di daerah Shinjuku dan Shibuya. Tapi jadi ngaret sekitar setengah jam karena kita ngurusin buat check out dan titip-titip koper dulu. 
  • Photosession berlangsung sekitar 2jaman. Seru juga ya foto-foto sama fotografer beneran karena biasanya kita cuma difoto sama Mr. Tripod. haha
  • Kelar photosession kita langsung balik ke hotel karena siap-siap untuk ke Bandara. Alhamdulillahnya dari depan hotel ada airport limousine bus, jadi kita gak perlu geret2 koper ke stasiun kereta. Lebih nyaman naik bus aja dan langsung sampai Bandara. Perjalanan ke Narita sekitar 2 jam, jadi lumayan bisa tidur. hehe
  • Sampai Narita Terminal 2 langsung ngurus check in dan alhamdulillah rejeki banget, kita di upgrade ke Business Class. Saya belum pernah naik business class. So, this is my first time. Ternyata enak banget ya. Bisa tidur tanpa sakit leher. hahaha (gpp lah ya norak dikit :p)
  • Sebelum boarding kita sempat makan dulu di Bandara. Di setiap terminal di Narita ada resto makanan halalnya. Dan di terminal 2 kami coba makan di La Toque.

Kelar juga tulis rekap perjalanan Japan Escape 2017. Asliii 9 hari rasanya gak cukup kalau pindah-pindah kota. Banyak banget yang gak sempat didatangin. Bahkan ke Harajuku aja kita gak sempet. huhu. Tapi kita cukup happy karena semua yang direncanain di itinerary kesampaian dicoba. Dari sebelum berangkat saya bilang pengen lihat salju, cobain onsen, naik rickshaw, dan jalan-jalan pakai kimono. Semuanya alhamdulillah kesampaian. hehe

Semoga rekap ini berguna buat yang mau jalan-jalan ke Jepang dan atur sendiri itinerarynya tanpa tour yaa. Komen dibawah ya kira-kira postingan tentang apa dulu yang mau ditulis versi detilnya. Atau mungkin ada request postingan tentang sesuatu dari Japan trip ini juga boleh lho. Thanks for reading :)

2 comments :

  1. Kak selama di Universal Studio, gmn sholatnya? ^^ Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku cari tempat yang agak sepi aja sih. trs tayamum dan shalat aja :D

      Delete

Back to Top